Malam ini keputusannya. Aku paham sekali dengan penggalan kalimat ‘yang abadi tinggallah tulisan’. Maka sewajarnya aku ingin meninggalkan jejak digital sarat makna tanpa lupa mengontrol jari untuk tidak berkomentar di lapak orang dengan yang bukan-bukan. “Zaman mak ini ari mesti pinter-pinter nyaring berita, mesti pandai-pandai ngerem jari,” ucapku pada diri sendiri. Kubuka lagi pengumuman open…
