Skip to content
Catatan Khulaipah
Menu
  • Home
  • Travelogue
  • Review Buku
  • Catatan
  • Nostalgia
  • Contact
Menu

Kiat Menambah Hafalan Al-Quran Ala Santri Al-Ittifaqiah Indralaya

Posted on June 28, 2024June 28, 2024 by Yammi Khulaipah

Menghafal Al-Quran merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler di pondok pesantren Al-Ittifaqiah. Sebuah pesantren yang terletak di pinggir jalan lintas Sumatera itu berada di desa Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Pesantren yang kini punya banyak kampus. Alumninya pun tersebar di kota-kota lain.

Semasa kami nyantri di sini, lembaga yang melindungi dan mengurusi para penghafal Al-Qur’an bernama LEMTATIQI. Para penghafal Al-Quran diasramakan khusus, serta dibebaskan untuk tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler lain. Santri LEMTATIQI dibina menghafal Al-Qur’an, mempelajari tahsin, juga tafsir-tafsir Al-Quran, baik tafsir berbahasa Arab, Inggris maupun Indonesia.

Target normalnya, santri menyetor hafalan baru sebanyak satu halaman setiap hari. Satu halaman Al-Qur’an terdiri dari lima belas baris. Kami menyebut Al-Qur’an jenis ini dengan sebutan Al-Qur’an pojok. Lantas, bagaimana kiat-kiat menambah hafalan Al-Quran?

Banyak cara dan metode yang ditempuh oleh para penghafal Al-Qur’an. Sebaiknya, pilih metode menghafal yang menurut kita nyaman dan tidak sulit dalam melakukannya. Berikut cara-cara mudah menambah hafalan Al-Qur’an:

Menggunakan satu jenis mushaf Al-Qur’an

Untuk memudahkan menghafal dan mengingat, disarankan menggunakan satu jenis mushaf saja. Sebab dalam aktivitas menghafal, kita akan melihat posisi ayat dan huruf-huruf Al-Qur’an. Menggunakan mushaf yang sama akan mempermudah dalam mengingat letak ayat yang telah dihafalkan. Ibaratnya, menghafal Al-Qur’an seperti merekam gambar ke dalam memori. Sehingga bentuk mushaf itu akan memengaruhi struktur hafalan kita dalam memori otak.

Membaca halaman yang akan dihafal berulang kali

Sebelum menghafal Al-Qur’an, sebaiknya halaman yang akan dihafalkan mesti dibaca lebih dulu. Kita bisa mengulang bacaan sebanyak tiga kali, lima kali, tujuh kali, atau sembilan kali. Sampai dirasa lidah tidak kaku lagi melafalkan huruf-huruf yang akan dihafalkan. Disarankan untuk mengulang bacaan sebanyak angka-angka ganjil.

Mendengar murottal Al-Qur’an dari syekh yang disenangi

Selain membaca Al-Qur’an berulang-ulang, baik juga mendengarkan murottal bacaan Al-Qur’an dari syekh yang disenangi. Sependek pengalaman kami, mendengarkan bacaan murottal dapat membantu kami dalam peneraan waqaf dan ibtida’ bacaan. Membantu mengingat ayat-ayat Al-Qur’an dengan irama yang didengungkan. Juga membantu pelafalan bacaan dengan baik dan benar.

Membaca makna ayat-ayat yang akan dihafal

Metode lainnya dalam menambah hafalan Al-Qur’an yaitu membaca makna-makna ayat di halaman yang akan dihafalkan. Penguasaan bahasa Arab sederhana akan memudahkan kita mengidentifikasi kata per kata. Memahami tema yang dijelaskan Al-Qur’an pada halaman yang dihafalkan, sambil sedikit memahami bahasa Arabnya akan membuat kita menghafal lebih cepat.

Berwudhu

Dawuh Guru kami saat itu dalam membaca dan menghafalkan Al-Qur’an, untuk selalu menjaga wudhu. Menjaga wudhu banyak sekali keutamaannya. Salah satunya akan menjadi ahli iman dan seorang mukmin yang bertakwa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

اسْتَقِيمُوا وَ لَنْ تُحْصُوْا وَاعْلَمُوا أَنَّ خَيْرَ أَعْمَالِكُمُ الصَّلَاةُ وَ لَا يُحَافِظُ عَلَى الْوُضُوْءِ إِلَّا مُؤْمِنٌ

“Berpegang teguhlah kalian (di jalan Allah), janganlah goyah dan ketahuilah bahwa sebaik-baik amalan adalah shalat dan tidak ada selalu menjaga wudhu selain orang mukmin.” (HR. Ibnu Majah)

Itulah beberapa metode menambah hafalan baru. Hal lain yang tak kalah penting tentunya, adalah memurojaah hafalan-hafalan lama, supaya tidak hilang. Dari Abu Musa RA, Nabi Muhammad SAW bersabda, yang artinya: “Berkomitmenlah untuk terus menjaga hafalan Alquran“. Mengapa? Sahabat Nabi bertanya, Nabi Muhammad SAW. bersabda: “Demi Allah yang Muhammad di tangan-Nya, Alquran itu lebih cepat hilang daripada unta yang terikat.” (HR Bukhari-Muslim).

Wallahu A’lam Bisshawab.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kenapa Liburan ke Solo dari Jogja Lebih Seru Naik KRL?
  • Refleksi Hari Santri: Sekali Santri, Tetap Santri
  • Hadiah Manis dari Waktu yang Tepat
  • 5 Fakta Unik Jadi Ibu Rumah Tangga yang Doyan Nulis
  • Millennial Teachers for Gen Z

June 2024
MTWTFSS
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
« May   Jul »

Hallo, I'm Khulaipah. This is my personal blog. I love write everything.

Please enjoy my blog and don't forget to drop your comment~

"Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Bandingkan dirimu dengan versi dirimu yang kemarin."

© 2026 Catatan Khulaipah | Powered by Superbs Personal Blog theme