Pagi itu, aku merenungi diri. Di umurku yang beranjak kian dewasa, aku memikirkan jodohku yang belum kunjung sua. “Serahkan saja semuanya kepada Yang Maha Menentukan,” ucapku menghibur diri. Ah, daripada mengkhayal tak berkesudahan, aku beranjak menghapus angan. Aku pergi ke warung Bi Ijah belanja sayur-mayur persediaan makan selama tiga hari ke depan. Stok sayuran dan…
