Anyway, buku ini punya suami. Genre berbau perjalanan seperti ini wilayahnya. Sesekali, aku menumpang baca koleksi-koleksi itu. Yabbi anak-anak bilang, “Ini berawal dari Mesir lho ceritanya. Tinggal di Buuts juga. Jangan-jangan kamu kenal.” Wah, lekas saja kuminta buku yang ada di tangannya. Seperti yang dilakukan kebanyakan orang saat memulai membaca, aku membuka lembar identitas. Kutelusuri…
Hi, You Are So Lucky!
Malam ini keputusannya. Aku paham sekali dengan penggalan kalimat ‘yang abadi tinggallah tulisan’. Maka sewajarnya aku ingin meninggalkan jejak digital sarat makna tanpa lupa mengontrol jari untuk tidak berkomentar di lapak orang dengan yang bukan-bukan. “Zaman mak ini ari mesti pinter-pinter nyaring berita, mesti pandai-pandai ngerem jari,” ucapku pada diri sendiri. Kubuka lagi pengumuman open…


