Menjadi penduduk dunia modern macam generasi kita sekarang, kudu bisa bahasa asing. Kalau tidak, wah, kita bakalan ketinggalan pesawat. Duh, jangan sampai orang sudah berlomba-lomba melihat hal-hal menakjubkan dari dunia ini, kita masih saja melempem di pojokan. Because, the movement of life is very fast …
Omong-omong, ada satu bahasa asing yang mana jika kita pelajari bahasa ini, tidak hanya membawa keberuntungan di dunia. Akan tetapi boleh jadi sebagai kereta kita para Muslim menuju surga. Bahasa apa itu? Bahasa Arab.
Mengapa harus belajar bahasa Arab?
Alasan utama belajar bahasa Arab tak lain untuk memahami bahasa Al-Quran. Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam diturunkan oleh Allah SWT melalui malaikat Jibril ke lauh al-mahfuz, kemudian secara bertahap diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. menggunakan bahasa Arab. Pemilihan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Quran tentu bukan atas inisiatif manusia, melainkan atas kekuasaan Sang Khaliq yang mengajari manusia. Allah berfirman dalam surah Yusuf ayat 2:
إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ قُرۡءَٰنًا عَرَبِيّٗا لَّعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Quran berbahasa Arab, agar kalian memahaminya.”

Orang yang membaca Al-Quran dan memahaminya, lebih-lebih jika mempunyai pengetahuan tentang keadaan masyarakat Arab dan sekitarnya ketika Al-Quran diturunkan, tentulah akan mendapatkan pemahaman yang jelas. Pemahaman itu menjadi sangat utama karena Al-Quran merupakan kitab suci yang didalamnya terdapat petunjuk dalam menjalankan kehidupan.
Alasan kedua tentu karena bahasa Arab sebagai bahasa tertua di dunia. Ia adalah salah satu bahasa dari rumpun bahasa-bahasa Semit yang berdiam di sebelah selatan, tepatnya di wilayah Irak. Menjelang Islam datang, penduduk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Arab pra Islam (Jahiliyah). Di masa itu, sudah ada karya-karya sastra Arab baik syair ataupun pidato yang tidak menonjolkan dialek-dialek tertentu, serta menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
Salah satu mata kuliah yang wajib kami ambil di tingkat dua jurusan ushuluddin, konsentrasi tafsir, universitas Al-Azhar, Kairo adalah ilmu Adab dan Balaghah. Dalam ilmu Adab dipelajari nash-nash, seperti atsar, khutbah, syair-syair, dimulai dari masa pra Islam sampai ke masa apra khalifah. Pengetahuan-pengetahuan itu untuk memperkaya bagaimana seorang pelajar yang fokus pada bidang tafsir Al-Quran memahami bahasa.

Selain sebagai bahasa tertua, bahasa Arab sudah menjadi bahasa resmi PBB dan bahasa kerja Majelis Umum dan Komite Utamanya per tanggal 18 Desember 1973. Hingga sekarang, tanggal 18 Desember diperingati sebagai Hari Bahasa Arab Sedunia (World Arabic Languange Day).
