Skip to content
Catatan Khulaipah
Menu
  • Home
  • Travelogue
  • Review Buku
  • Catatan
  • Nostalgia
  • Contact
Menu

Referensi Terjemah Al-Qur’an Bahasa Inggris, Dari Yang Muncul Paling Awal Hingga Disponsori Saudi

Posted on June 27, 2024June 27, 2024 by Yammi Khulaipah

Penerjamahan Al-Qur’an selalu menjadi persoalan yang problematis dan sulit dalam teologi Islam, karena Muslim sangat menghormati Al-Qur’an sebagai sesuatu yang ajaib dan tak dapat ditiru (i’jaz Al-Qur’an). Al-Qur’an adalah wahyu Kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. berbahasa Arab. Masalahnya muncul saat tidak semua orang memahami bahasa Arab. Maka, Al-Qur’an yang universal diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.

Terjemah Al-Qur’an awal

Kegiatan menerjemahkan Al-Qur’an ke dalam bahasa Inggris mulanya tidak dilakukan oleh umat Muslim, tetapi oleh umat Kristen yang berupaya menghilangkan prasangka Islam dan membantu perpindahan umat Islam ke agama Kristen. Adalah Alexander Ross, pendeta Charles I (memerintah 1625-49), orang pertama yang memulai proses penerjemahan Al-Qur’an dari bahasa Prancis. Menariknya, Ross tidak bisa berbahasa Arab dan hanya mengandalkan terjemahan sekunder dari bahasa Prancis, bahasa yang tidak ia kuasai dengan baik.

Tahun 1734, George Sale menghasilkan terjemahan pertama Al-Qur’an langsung dari bahasa Arab ke bahasa Inggris. Namun dalam terjemahannya masih mencerminkan pendirian misionarisnya. Middle East Forum menyebutkan dalam kajian mereka bahwa kebanyakan terjemahan abad kedelapan belas dan kesembilan belas dilakukan oleh penulis yang tidak memiliki latar belakang Islam yang kuat.

Muslim India lah yang pertama kali menerjemahkan Al-Qur’an ke dalam bahasa Inggris. Terjemahan Al-Qur’an dilakukan oleh Dr. Mirza Abul Fazl, asal Bangladesh, pada tahun 1910. Ia menyajikan terjemahan dalam bahasa Inggris beserta teks Al-Qur’an asli. Dengan meningkatnya populasi Muslim berbahasa Inggris pada awal abad ke-20, terjemahan-terjemahan Al-Qur’an dalam bahasa Inggris kian beragam.

Beberapa terjemah Al-Quran dalam bahasa Inggris yang popular, diantaranya sebagai berikut:

The Holy Quran, English Translation and Commentary by Muhammad Ali

[Source: Google Image]
Terjemah Al-Qur’an ini disusun oleh Muhammad Ali pada tahun 1917, disusun dari sudut pandang Ahmadiyah. Karyanya terus-menerus diperbarui. Sepeninggal Muhammad Ali, terjemahan ini telah diterbitkan empat revisi pada tahun 1951. Para pengulas kontemporer memuji Muhammad Ali karena bahasa Inggrisnya yang sangat baik berikut catatan penjelasannya. Terjemahan ini pula yang diadopsi oleh Nation of Islam, baik di bawah pengawasan Elijah Muhammad dan pemimpin saat ini Louis Farrakhan.

The Meaning of the Glorious Koran by Marmaduke Pickthall

[Sumber Foto: portal-Islam.id]
Pickthall merupakan seorang muallaf Inggris yang menerjemahkan Al-Qur’an pada tahun 1930. Ia pertama kali mendukung pendapat para cendekiawan Muslim bahwa Al-Qur’an tidak dapat diterjemahkan, namun tetap menyatakan bahwa makna umum teks Al-Qur’an masih dapat disampaikan kepada penutur bahasa Inggris.

Sadar bahwa karya yang dihasilkan banyak anotasi akan mengurangi fokus pada teks sebenarnya, Pickthall memberikan sedikit catatan penjelasan dan mencoba membiarkan teks tersebut berbicara sendiri. Meskipun demikian, usahanya menerjemahkan Al-Qur’an tetap dipengaruhi oleh Muhammad ‘Ali, yang dia temui di London.

The Holy Qur’an karya Abdullah Yusuf Ali

Di antara terjemahan-terjemahan Al-Qur’an yang disukai Saudi dan karenanya menjadi tersebar luas, adalah terjemahan Abdullah Yusuf ‘Ali yang pertama kali muncul pada tahun 1934. Terjemahan ini telah dicetak lebih dari 30 kali oleh beberapa penerbit yang berbeda. Karyanya ini pun merupakan salah satu terjemahan paling popular di kalangan Muslim berbahasa Inggris.

[Source: Google Image]
Yusuf Ali bukan seorang sarjana Islam secara formal. Ia adalah seorang pegawai negeri asal India yang pernah belajar ilmu klasik di Universitas Cambridge, lulus sebagai pengacara dari Lincoln’s Inn di London. Ia dikaruniai gaya penulisan yang fasih dan jelas. Beberapa cendekiawan Muslim mengembangkan terjemahan Yusuf ‘Ali.

Pada tahun 1989, perusahaan perbankan Ar-Rajhi Arab Saudi mendanai proyek Amana Corporation yang berbasis di AS untuk merevisi terjemahan agar lebih mencerminkan interpretasi sejalan dengan garis pemikiran Islam yang dianut di Arab Saudi. Ar-Rajhi menawarkan versi yang dihasilkan secara gratis ke masjid, sekolah, dan perpustakaan di seluruh dunia.

Komentar yang tercantum dalam catatan kaki mengenai orang-orang Yahudi masih sangat mengerikan. Sehingga pada bulan April 2002, distrik di Los Angeles melarang penggunaannya di sekolah-sekolah lokal. Meskipun terjemahan Yusuf Ali masih tetap diterbitkan, pengaruhnya telah hilang karena bahasanya kuno, serta munculnya karya-karya baru, yang penerbitan dan distribusinya juga disubsidi oleh pemerintah Saudi.

The Noble Qur’an in the English Language by Muhammad Taqi al-Din al-Hilali and Muhammad Muhsin Khan

Kini, Al-Qur’an yang paling banyak disebarluaskan di sebagian besar toko buku Islam dan masjid Sunni di seluruh dunia berbahasa Inggris adalah terjemahan karya Hilali dan Muhsin Khan. Terjemahan baru ini dimaksudkan untuk menggantikan edisi Yusuf Ali, yang dilengkapi dengan stempel persetujuan dari Universitas Madinah. dan Saudi Dar al-Ifta.

[Source: Google Image]
Meskipun hasil terjemahan ini berusaha menjadikan Al-Qur’an dapat diterapkan oleh pembaca modern, namun menurut Khaleel Mohammed, seorang asisten profesor di Departemen Studi Agama, San Diego State University menyatakan bahwa usaha yang dibiayai Saudi itu mencoba menerapkan tafsir Tabari (w. 923 M), Qurtubi (w. 1273 M), dan Ibnu Katsir (w. 1372 M), penganut abad pertengahan yang tidak tahu apa-apa tentang konsep pluralisme modern. Sehingga interpolasi membuat terjemahan ini menjadi problematis, terutama bagi Muslim Amerika, yang setelah peristiwa 9-11, berjuang untuk menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang penuh toleransi.

Kesimpulan

Ada banyak terjemahan Al-Qur’an dalam bahasa Inggris, tak satu pun yang berhasil setara dengan Al-Quran. Terjemahan adalah upaya manusia untuk memahami maksud-maksud yang terkandung di dalam Al-Qur’an.

Habib Quraish Shihab mengutip dari Abdullah Darraz pada pengantarnya dalam buku berjudul Membumikan Alquran:
“Apabila Anda membaca Alquran, maknanya akan jelas di hadapan Anda. Tetapi bila Anda membacanya sekali lagi, akan Anda temukan pula makna-makna lain yang berbeda dengan makna-makna sebelumnya. Demikian seterusnya, sampai-sampai Anda (dapat) menemukan kalimat atau kata yang mempunyai arti yang bermacam-macam, semuanya benar atau mungkin benar.”

So, mari jadikan terjemahan Al-Qur’an sebagai wahana untuk memahami pesan-pesan indah Al-Qur’an. Jangan berhenti pada satu karya terjemah. Ia pun seperti tafsir Al-Qur’an yang punya  banyak coraknya. Namun yang paling penting dari semuanya adalah untuk tidak berhenti belajar dan bertadabbur. Demikian, semoga tulisan ini bermanfaat.

Tabi‘, Khulaipah Arroudho.

4 thoughts on “Referensi Terjemah Al-Qur’an Bahasa Inggris, Dari Yang Muncul Paling Awal Hingga Disponsori Saudi”

  1. Ulfa Khairina says:
    June 28, 2024 at 6:02 am

    Wah, baru tahu ada yang disponsori oleh Saudi Arabia

    Reply
  2. Marisa Silvadara says:
    June 28, 2024 at 2:42 pm

    waw, masyaallah sekali. dan baru tau juga ternyata beda-beda

    Reply
  3. Ika Ledjaph says:
    June 28, 2024 at 11:06 pm

    Wah , jadi tahu deh. Terima kasih penjelasannya kak

    Reply
  4. Nia says:
    June 29, 2024 at 2:08 pm

    Waah, keren bangeeed. Di rumah juga ada kak

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kenapa Liburan ke Solo dari Jogja Lebih Seru Naik KRL?
  • Refleksi Hari Santri: Sekali Santri, Tetap Santri
  • Hadiah Manis dari Waktu yang Tepat
  • 5 Fakta Unik Jadi Ibu Rumah Tangga yang Doyan Nulis
  • Millennial Teachers for Gen Z

June 2024
MTWTFSS
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
« May   Jul »

Hallo, I'm Khulaipah. This is my personal blog. I love write everything.

Please enjoy my blog and don't forget to drop your comment~

"Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Bandingkan dirimu dengan versi dirimu yang kemarin."

© 2026 Catatan Khulaipah | Powered by Superbs Personal Blog theme