Skip to content
Catatan Khulaipah
Menu
  • Home
  • Travelogue
  • Review Buku
  • Catatan
  • Nostalgia
  • Contact
Menu

SOP Uang Saku

Posted on June 21, 2024 by Yammi Khulaipah

“Ya ampun, Yuk. Masih TK ini bae, dikasih duit jajan 5.000 tiap hari. Dibanding kawannyo, jajannyo ini masih paling kecik,” cerita Adikku.

“Emang berapo kawan-kawannyo yang lain dikasih duit jajan?” Tanyaku penasaran.

“Ado bae yang dikasih wong tuonyo 10.000 per hari. Kesian Bunda kalo dio dak megang duit tu, olenyo kawan-kawannyo megang duit galo. Tapi ringam aku nih, tiap hari bejajan. Duit tu belum pulo terti padahal. Dah lah, budaya tadi cak itu,” Adikku meleterkan panjang lebar.

Aku bingung menanggapi. Usia anakku sama dengan usia keponakanku yang tadi diceritakan. Mereka sama-sama duduk di bangku TK A. Selama ini, anakku belum pernah membawa uang khusus jajan ke sekolah. Peraturan di sekolah mereka, anak-anak membawa bekal dari rumah. Bunda di sekolah menghimbau untuk tidak membawa plastik sampah ke sekolah, sehingga anak-anak terbiasa membawa bekal mereka di dalam kotak makan.

Beda pula budaya jam istirahat di sekolah keponakanku tadi. Begitu lonceng istirahat, anak-anak berhamburan keluar menyerbu tempat jajan. Penjual makanan dan mainan berjejer di pinggiran pagar sekolah. Seperti ritual, anak-anak jajan setiap hari. Meskipun uang jajan tak habis dibelanjakan, namun kegiatan jajan itu terus menerus berulang.

Aku jadi teringat buku yang pernah kubaca. Salah satu pembahasan di dalam buku berjudul 7 Kiat Orang Tua Shalih karya Abah Ihsan mengangkat tema uang saku. Aku pernah mencatat beberapa poin penting penjelasan-penjelasan itu. Semoga tulisan ini sedikit bisa menjadi wawasan dan referensi tambahan bagi para orang tua.

Konsep uang saku tidak sama dengan uang jajan

Konsep pertama yang kutemui yaitu definisi uang saku yang tidak sama dengan uang jajan. Abah Ihsan membedakan keduanya. Beliau bilang kalau uang saku itu terencana, sementara uang jajan spontan. Besaran uang jajan belum ditentukan, sedangkan uang saku sudah ditentukan. Kemudian otoritas mengatur uang saku ada pada anak.

Tanggung jawab mengelola pengeluaran

Pengenalan terhadap uang akan melatih anak untuk belajar memikul tanggung jawab dan mengelola pengeluaran. Anak-anak akan belajar membelanjakan uang yang sudah dipercayakan untuknya. Lalu apa indikator keberhasilan penerapan uang saku pada anak? Ketika anak-anak tidak lagi sembarangan menggunakan uangnya. Dalam bentuk yang lebih konkret, manakala sampai batas waktu yang sudah ditentukan, uang yang dikelola anak masih tersisa.

Penerapan SOP tiap anak berbeda

Tentu cara kerja SOP uang saku di tiap anak-anak berbeda. Usia anak memengaruhi kecakapan anak memilah mana kebutuhan mana keinginan. Tak usah merasa insecure kalau dalam masa percobaan pertama anak belum berhasil. Tiap anak butuh waktu yang berbeda. Anak-anak akan belajar dari kesalahan mereka, sementara orang tua belajar bersikap tegas dan tega.

Dalam bukunya, Abah Ihsan menyebut usia minimum mengajari anak tentang uang saku adalah saat mereka berumur tujuh tahun. Pada fase itu, anak-anak mulai memiliki konsep berpikir semi-abstrak. Anak-anak mulai belajar memahami nilai dengan lebih baik. Di usia itu juga, Rasulullah mengajak para orang tua untuk mulai mengajari anak shalat.

Keterampilan belanja

Yang dimaksudkan adalah keterampilan mengendalikan pengeluaran. Menerapkan uang saku berarti membantu anak untuk berlatih mengendalikan keinginan-keinginan, berlatih memilah apa yang lebih dibutuhkan daripada hanya untuk bersenang-senang. Para orang tua seyogyanya bisa menerapkan SOP uang saku dengan caranya tergantung seberapa kebutuhan dan keperluannya. Tentu dengan melihat kondisi keuangan keluarga. Uang saku bisa diberikan per bulan atau per minggu.

Demikian, semoga beberapa catatan kecil ini membantumu.

11 thoughts on “SOP Uang Saku”

  1. Ulfa Khairina says:
    June 22, 2024 at 3:55 am

    Konsep uang saku yang diterapkan dengan benar akan berpengaruh pada pengelolaan uang anak saat dewasa. Terima kasih ilmunya, Kak. Sukaaaa

    Reply
    1. Yammi Khulaipah says:
      June 23, 2024 at 4:22 pm

      Betul banget, Kak. Bagaimana cara mengelola uang yang baik harus diajarkan sejak dini, ya.

      Reply
  2. Ika Ledjaph says:
    June 22, 2024 at 6:02 am

    Ah jadi inget dulu sejak SMP aku sudah diberikan uang saku per Minggu oleh bapak. Harus cukup … Aku jadi mulai belajar mengatur keuangan sendiri. Sangat bagus buat anak-anak. Begitu juga sekarang kuterapkan pada anak-anak.

    Reply
    1. Yammi Khulaipah says:
      June 23, 2024 at 4:21 pm

      Keren, Kak. Sudah diterapkan ke anak-anak pula.

      Reply
  3. Marisa Silvadara says:
    June 22, 2024 at 2:47 pm

    aku kira selama ini uang saku itu uang jajan loh, oalah ternyata beda. mkasih mba udah share

    Reply
    1. Yammi Khulaipah says:
      June 23, 2024 at 4:21 pm

      Lha iya, dulu saya juga gitu.

      Reply
  4. Purwosari says:
    June 22, 2024 at 2:51 pm

    Keren pembahasannya membuka pikiran banget..
    Makasih kak ilmunya…

    Reply
    1. Yammi Khulaipah says:
      June 23, 2024 at 4:20 pm

      Sama-sama, Mbaa.. semiga bermanfaat

      Reply
  5. Nia says:
    June 22, 2024 at 3:20 pm

    Makasih banyak kak, sangat bermanfaat sekali. Jadi ingat jaman sekolah diberi jatah uang saku perminggu.

    Reply
    1. Yammi Khulaipah says:
      June 23, 2024 at 4:20 pm

      Sama-sama, Kak. Dulu saya belum bisa ngebedain uang saku dan uang jajan. Hehe.. dikasihnya per hari dengan nominal yang ditentukan udah.

      Reply
  6. Indri Septiani says:
    June 24, 2024 at 3:05 am

    Semangat selalu nulisnya kak, semoga selalu bermanfaat disetiap tulisan-tulisannya

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kenapa Liburan ke Solo dari Jogja Lebih Seru Naik KRL?
  • Refleksi Hari Santri: Sekali Santri, Tetap Santri
  • Hadiah Manis dari Waktu yang Tepat
  • 5 Fakta Unik Jadi Ibu Rumah Tangga yang Doyan Nulis
  • Millennial Teachers for Gen Z

June 2024
MTWTFSS
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
« May   Jul »

Hallo, I'm Khulaipah. This is my personal blog. I love write everything.

Please enjoy my blog and don't forget to drop your comment~

"Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Bandingkan dirimu dengan versi dirimu yang kemarin."

© 2026 Catatan Khulaipah | Powered by Superbs Personal Blog theme