Aku cemas. Aku masih mencari dan menunggu dirinya muncul. Sudah beberapa menit berlalu dari geledek dan petir, ia tak kunjung datang. Ke mana gerangan? *** Dengan pikiran kosong aku melihatnya naik motor bersama ibu yang tak dikenal. Aku tak habis pikir, mengapa dia mau? Aku juga tidak bilang aku mengizinkannya. Ah, mungkin dia membaca dari…
Category: Nostalgia
Perjuangan Mencari Tempat Tinggal Pasca Menikah
Ini hari pertama kami touch down di Yogyakarta berdua setelah menikah. Kami sepakat untuk tinggal di hotel hanya dua malam. Tidak boleh lebih dari itu, sebab tabungan pasca pernikahan kami sangat ngepas. Ditambah dengan kondisi sang suami yang belum punya pekerjaan. Kami memutuskan turun lapangan untuk mencari kontrakan rumah yang kami inginkan. Maka setelah sarapan kami…
Temu Janji Antaran
Siapa yang pernah mengalami di tengah studinya melepas status masa lajang? Di kampungku, fenomena begini masih sangat jarang terjadi. Jika ingin menikah, ya menikah. Jangan harap di tengah studi kamu mau menikah. Karena bagi umumnya masyarakat, urutan pernikahan adalah urutan yang ada setelah selesai masa studi. Lain lagi untukku. Di tengah studi S2, aku dipinang…
Masih Usaha
Sudah dua minggu berlalu. Aku masih usaha memasukkan lamaran kerja di sana-sini. Menyebar CV lewat sebuah aplikasi online bagi perusahaan yang membuka pelayanan via daring. Pun berjalan kaki menggedor pintu dari satu kantor ke kantor lain. Bermodal pengalaman kerja yang kumiliki sebelumnya, aku yakin satu tempat di negara ini akan menerima. Ada rasa khawatir tentang…
Keputusan Sulit
Aku berjalan gontai menelusuri lorong-lorong kantor. Semua ruangan yang kulalui masih sepi. Kulirik jam tangan yang melingkar di tangan kiriku. Pukul 07.30 pagi. “Benar”, batinku. Email temu janji dari miss. Syeikah semalam pukul 08.00 pagi. Aku bersegera menuju ruangan di ujung koridor dan kuputuskan untuk menunggu miss. Syeikah di kursi paling pinggir. Sebuah notifikasi pesan…
Merajut Kenangan di Jalan Slamet Riyadi
“Ning stasiun balapanKuto Solo sing dadi kenanganKowe karo akuNaliko ngeterke lungamu“ ~Didik Prasetyo Sama seperti Yogyakarta, Solo adalah kota kenangan. Dengan sendirinya ia bak magnet yang menarik minat orang untuk datang sekali lagi ke kota ini. Atmosfer kenangan sudah terasa semenjak turun dari kereta yang membawa kami. Sayup-sayup terdengar alunan lagu milik Didi Kempot berjudul…
Risol Pembawa Jodoh
Pagi itu, aku merenungi diri. Di umurku yang beranjak kian dewasa, aku memikirkan jodohku yang belum kunjung sua. “Serahkan saja semuanya kepada Yang Maha Menentukan,” ucapku menghibur diri. Ah, daripada mengkhayal tak berkesudahan, aku beranjak menghapus angan. Aku pergi ke warung Bi Ijah belanja sayur-mayur persediaan makan selama tiga hari ke depan. Stok sayuran dan…

